7 Cara Memilih Manajer Investasi Reksadana Yang Aman dan Tepercaya

Cara memilih manajer investasi reksadana
Sebelum berinvestasi di reksadana, pengetahuan cara memilih manajer investasi yang tepat sangat penting agar uang yang Anda investasikan tumbuh sesuai dengan apa yang Anda harapkan. 

Seperti yang kita ketahui, reksadana merupakan sebuah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal atau investor. 

Di mana dana yang terkumpul tersebut dikelola dan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi lain seperti saham, obligasi, atau deposito. 

Jadi ketika Anda berinvestasi di reksadana, maka dana yang Anda miliki akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi untuk memperoleh keuntungan. 

Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk membeli produk reksadana, wajib bagi Anda untuk memilih manajer investasi yang tepat dan berkualitas. Kinerja manajer investasi dalam mengelola dana yang Anda miliki tentunya akan mempengaruhi kinerja reksadana tersebut. 

Tujuan memilih menajer investasi reksadana yang tepat adalah memastikan kondisi keuangan manajer investasi tersebut baik sehingga memperkecil resiko terjadinya pembubaran suatu produk reksadana. 

Seperti yang kita ketahui OJK mensyaratkan batas dana kelolaan reksadana atau total Nilai Aktiva Bersih (NAB) minimal Rp25.000.000.000,- (dua puluh lima miliar Rupiah) selama 90 hari bursa berturut-turut, jika kurang dari itu maka reksadana wajib dibubarkan. 

Jadi, pilihlah manajer investasi yang telah terbukti memiliki kinerja yang baik dalam mengelola reksadana, sehingga di masa depan kinerja reksadana yang Anda miliki akan lebih baik dan tentunya akan menguntungkan Anda. 

Baca juga: 12 Istilah Penting Dalam Reksadana Yang Harus Diketahui Investor

Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan investor dalam cara memilih manajer investasi reksadana:

1. Legalitas Manajer Investasi

Hal pertama sebelum berinvestasi di reksadana adalah memastikan bahwa manajer investasi telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Anda sebagai calon investor dapat mengecek melalui situs resmi OJK di ww.ojk.go.id. Di situs ini, Anda dapat menemukan berbagai macam informasi mulai dari peraturan pasar modal sampai daftar perusahaan yang berizin maupun dibekukan izin usahanya. 

Hingga saat ini ada sekitar 97 manajer investasi yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK.

2. Latar Belakang dan Pengalaman Manajer Investasi

Pengalaman dan kualitas manajer investasi bisa Anda lihat dari rekam jejak manajer investasi tersebut yang dapat berupa jam terbang, dan tingkat pengalaman dari para pengelola dana (fund manager) di perusahaan tersebut. 

Perlu diketahui juga latar belakang kepemilikan dan manajemen perusahaan yang bersangkutan. 

Selain itu, perlu diperhatikan pula rekam jejak perusahaan yang mencakup berapa lama perusahaan tersebut telah mengelola reksadana di Indonesia ataupun di luar Indonesia, sejak kapan perusahaan itu didirikan dan mulai mengelola reksadana dan apakah kondisi finansialnya kuat dan sehat. 

Semakin lama tentunya akan semakin baik karena hal ini menjadi indikasi bahwa perusahaan tersebut mempunyai manajemen dan sistem yang baik serta mampu mempertahankan kinerjanya secara konsisten. 

Untuk mengetahui informasi latar belakang manajer investasi bisa Anda dapatkan di situs web resmi manajer investasi.

3. Kinerja Historis Manajer Investasi

Anda sebagai calon investor dapat melihat kemampuan manajer investasi dalam mengelola reksadana dari kinerja historis reksadana yang telah dikelolanya. 

Perlu diperhatikan bagaimana hasil kinerja jangka panjang, tingkat konsistensi, jumlah aset yang dihimpun dan dikelola. Manajer investasi yang handal tentunya mampu menjaga konsistensi kinerjanya dan memberikan imbal hasil yang mengalahkan imbal hasil benchmark-nya. 

Jika fluktuasi imbal hasil tinggi, artinya resikonya juga tinggi. Sebaliknya, jika fluktuasinya kecil atau kinerjanya cenderung stabil, berarti risikonya rendah. Sekalipun kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang namun sedikit banyak dapat memberikan gambaran kinerja di masa mendatang. 

4. Jumlah Dana kelolaan Manajer Investasi

Semakin banyak dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) yang dikelola, maka posisi tawar menawar manajer investasi untuk mendapatkan harga yang lebih baik saat bertransaksi akan semakin kuat. 

Dalam bisnis jasa pengelolaan aset, berlaku pula norma economies of scale yaitu semakin besar aset yang dikelola manajer investasi, maka akan semakin efisien pengelolaan dananya dan potensi imbal hasilnya juga akan semakin baik.

5. Jumlah Nasabah

Bisnis manajer investasi adalah bisnis kepercayaan, sehingga jumlah nasabah bisa menjadi tolok ukur tingkat kepercayaan terhadap sang manajer investasi. Selain mengelola reksadana, banyak manajer investasi yang juga mengelola portofolio nasabah secara terpisah (discretionary fund). 

Nasabah discretionary fund umumnya merupakan nasabah besar seperti dana pensiun atau perusahaan asuransi atau institusi apa saja yang telah memberikan mandat kepada manajer investasi untuk mengelola dananya juga bisa mengindikasikan reputasi manajer investasi.

6. Transparansi Biaya

Dalam prospektus reksadana ada uraian yang berisi alokasi biaya dan imbalan jasa reksadana. Alokasi biaya ini biasanya terbagi dalam 3 jenis, yaitu : 

  1. Biaya yang menjadi beban reksadana. Komponen biaya ini perlu diperhatikan karena akan menjadi pengurang dalam perhitungan nilai aktiva bersih (NAB) reksadana, sehingga mempengaruhi potensi imbal hasil reksadana. 
  2. Biaya yang menjadi beban manajer investasi. 
  3. Biaya yang menjadi beban pemegang unit penyertaan, perlu diperhatikan berapa besar biaya pembelian (subscription) dan biaya penjualan kembali (redemption).

7. Kualitas Pelayanan Manajer Investasi

Calon investor perlu mencari informasi mengenai kualitas pelayanan manajer investasi yang dapat dilihat dari kualitas informasi dan kualitas layanan nasabah (client service). 

Dalam hal kualitas informasi, periksa juga kualitas informasi yang diberikan oleh manajer investasi, dalam hal ketepatan, kemutakhiran, serta kelengkapan informasi. 

Sedangkan dalam hal layanan nasabah, perhatikan apakah mereka memberi kemudahan berinteraksi, berdiskusi, serta langkah-langkah apa saja yang diambil dalam menangani suatu masalah.

Itulah 7 cara memilih manajer investasi reksadana, dengan memilih manajer investasi yang tepat tentunya akan berpengaruh terhadap hasil investasi.
Buka Komentar

0 komentar

Nama

Investasi,4,Reksadana,4,
ltr
item
MotivaZee: 7 Cara Memilih Manajer Investasi Reksadana Yang Aman dan Tepercaya
7 Cara Memilih Manajer Investasi Reksadana Yang Aman dan Tepercaya
https://1.bp.blogspot.com/-WkrpD03PAS4/XyqdTd_pPkI/AAAAAAAAACY/A2dPEH_8QYsOqG6Q3l61w7SUqwZE0i2iQCPcBGAYYCw/s640/cara-memilih-manajer-investasi-reksadana.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-WkrpD03PAS4/XyqdTd_pPkI/AAAAAAAAACY/A2dPEH_8QYsOqG6Q3l61w7SUqwZE0i2iQCPcBGAYYCw/s72-c/cara-memilih-manajer-investasi-reksadana.jpg
MotivaZee
http://www.motivazee.com/2020/08/7-cara-memilih-manajer-investasi-reksadana.html
http://www.motivazee.com/
http://www.motivazee.com/
http://www.motivazee.com/2020/08/7-cara-memilih-manajer-investasi-reksadana.html
true
2536754536885287450
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy