4 Data Penting Fund Fact Sheet Sebelum Investasi Reksadana

fund fact sheet reksadana
Pada saat kita akan membeli suatu produk reksadana secara online seperti di Bareksa, pastinya kita disuguhkah data kinerja dari reksadana pilihan. 

Namun tentunya kita boleh langsung terpukau dengan angka persen yang fantastis, tetapi harus melihat isi jeroan terlebih reksadana melalui fund fact sheet.

Ya, sangat penting untuk memahami data fund fact sheet reksadana untuk memastikan reksadana yang kita beli memiliki kinerja yang bagus.

Fund fact sheet sendiri adalah laporan produk reksadana yang diterbitkan oleh perusahaan manajer investasi yang berisi tentang kinerja produk reksa dana setiap bulan, informasi jumlah dana kelolaan, dan informasi portofolio.

Fund fact sheet pada umumnya hanya 1 halaman dan berisi ringkasan tentang reksa dana. Fund fact sheet  yang ada biasanya terlambat 1 bulan, misalnya saat ini bulan Agustus maka  fund fact sheet terbaru adalah fund fact sheet bulan Juli.


Lantas, apa saja yang harus di cermati agar dapat memahami produk reksadana yang akan dibeli?

1. Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau Asset Under Management (AUM) adalah jumlah dana yang dikelola oleh suatu reksadana yang mencakup kas, deposito, saham, dan obligasi. 

Meskipun tidak ada patokan nilai standarnya, namun semakin besar nilai NAB maka menggambarkan semakin besar juga kepercayaan investor terhadap suatu reksadana atau Manajer Investasi tersebut.

Ada salah satu informasi yang dapat menjadi pertimbangan adalah besaran dana kelolaan produk reksadana, biasanya tertulis sebagai “AUM” atau “fund size”. 

Ada beberapa MI yang menuliskan angka ini secara penuh (full digit hingga triliun), atau menggunakan singkatan (bio, mil). Kita harus hati-hati membacanya jika penulisannya menggunakan singkatan bahasa inggris seperti tril = trilion = triliun; bio = billion = milyar; dan mil = million = juta. 

Pastikan untuk selalu membandingkan AUM antar produk reksadana sejenis, pada prinsipnya semakin besar nilai AUM atau NAB mencerminkan kepercayaan investor terhadap produk.

2. Kinerja Reksadana

Perhatian saya selanjutnya dalam membaca fund fact sheet adalah langsung ke bagian kinerja reksadana. Bagian ini selalu disajikan dalam bentuk tabel dengan kolom yang maknanya sama, yaitu: 1 month, 3 month, 6 month, 1 year, 3 year, 5 year, YTD, YSI (terkadang ditulis “since inception” atau “since launch”). 

Yang dimaksud YTD (Year To Date) adalah kinerja pada tahun berjalan, yaitu sejak awal tahun hingga periode publikasi Fund Fact Sheet (FFS). Yang dimaksud YSI adalah kinerja produk sejak diterbitkan, kapan diterbitkan juga ada di FFS bisa dicari “launching date”.

Angka kinerja yang tersaji dalam tabel kinerja adalah dalam persen. Angka ini dapat langsung dibandingkan dengan FFS produk reksadana sejenis lainnya, tapi harus dibandingkan pada periode yang sama, sesuai dengan tujuan investasi kita. 

Misalnya jika kita ingin investasi jangka panjang, maka dapat dicermati mana produk yang memiliki kinerja periode 5 tahun yang lebih tinggi. Tetapi sebaiknya jangan membandingkan periode YSI karena usia tiap produk berbeda-beda.

Kinerja yang konsisten juga merupakan indikator produk yang baik. Kita tidak hanya cermati kinerja produk dalam jangka panjang, namun cermati juga kinerja pada periode lainnya seperti 1 tahun, 3 tahun. 

Jika kinerjanya konsisten positif atau bahkan mampu mengungguli produk pembanding, maka itu merupakan cerminan kepiawaian sang Manager Investasi (MI).

Selain itu, jangan langsung terpukau dengan angka persen kinerja yang fantastis misalnya, kinerja 5 tahun mencapai 350%. Sebagai catatan, bahwa angka kinerja pada tabel tersebut dihasilkan dari selisih antara NAB awal (5 tahun lalu) dan NAB akhir (tanggal periode publikasi FFS).

Untuk mendapatkan angka kinerja tahunan (return tahunan), tidak bisa hanya dengan dibagi jumlah tahun periode (mis: 350% dibagi 5 tahun = 70% per tahun), menggunakan cara ini tidaklah tepat dan memberikan hasil yang misleading. 

Cara yang benar adalah dengan menggunakan rumus CAGR (Compounded Annual Growth Rate) atau tingkat pertumbuhan tahunan majemuk, ini akan menghasilkan angka kinerja (return) yang disetahunkan (annualized). 

Angka yang sudah annualized ini kemudian bisa dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya, mis: tabungan, deposito, ORI/Sukuk, dsb.

3. Informasi Pembanding atau Benchmark

Informasi pembanding atau  benchmark merupakan informasi tambahan berupa nilai persentase pembanding yang biasanya diletakkan berdekatan dengan kinerja produk. 

Hal ini dapat menjadi indikator  performance sebuah produk dibandingkan dengan indeks tertentu yang sejenis, sehingga Anda dapat melihat perbandingan produk dengan indeks tertentu. 

Dalam reksadana saham, kita perlu yakin bahwa pergerakan kinerja produk sejalan dengan indeks acuannya (IHSG), semakin bagus jika grafiknya bisa melesat melebihi IHSG. 

Sedangkan dalam reksadana pasar uang, kita harus yakin bahwa dana kita aman dan dapat dicairkan sewaktu-waktu tanpa kehilangan pokok investasi, maka kita akan mencari produk dengan grafik yang lurus menanjak tanpa fluktuasi. 

4. Alokasi Investasi dan Alokasi Portofolio

Alokasi investasi merupakan informasi mengenai struktur persentase dana kelolaan yang telah dialokasikan oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio efek tertentu. 

Sedangkan alokasi portofolio merujuk pada daftar efek yang menjadi penempatan reksa dana. Misalnya pada produk reksadana menempatkan portofolio efek ke dalam obligasi swasta 51,98 %, deposito 38,14 % , obligasi pemerintah 5,45 % dan kas 4,43 %.

Bagi saya, informasi pada poin keempat ini mungkin tidak terlalu penting karena ini adalah urusan manajer investasi. Selama mereka menempatkan portofolio efek sesuai dengan tujuan investasi maka tidak perlu diragukan.

Itulah 4 data penting dalam fund fact sheet yang harus dipahami sebelum membeli produk reksadana. Dengan pertimbangan yang baik tentunya dapat memperkecil risiko investasi reksadana.
Buka Komentar

0 komentar

Nama

Investasi,4,Reksadana,4,
ltr
item
MotivaZee: 4 Data Penting Fund Fact Sheet Sebelum Investasi Reksadana
4 Data Penting Fund Fact Sheet Sebelum Investasi Reksadana
Fund fact sheet sendiri adalah laporan produk reksadana yang diterbitkan oleh perusahaan manajer investasi yang berisi tentang kinerja reksadana
https://1.bp.blogspot.com/-FAMTchLDSsE/XyykgQk2gKI/AAAAAAAAACw/b1yzt5OaBScWjMY_LwFSspJ--gLQyrt7wCLcBGAsYHQ/s640/memahami-fund-fact-sheet-reksadana.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-FAMTchLDSsE/XyykgQk2gKI/AAAAAAAAACw/b1yzt5OaBScWjMY_LwFSspJ--gLQyrt7wCLcBGAsYHQ/s72-c/memahami-fund-fact-sheet-reksadana.jpg
MotivaZee
http://www.motivazee.com/2020/08/memahami-fund-fact-sheet-reksadana.html
http://www.motivazee.com/
http://www.motivazee.com/
http://www.motivazee.com/2020/08/memahami-fund-fact-sheet-reksadana.html
true
2536754536885287450
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy